Sabtu, 08 November 2014

Hentikan Pemakain NO 23 di Manchester City







LONDON- Manchester City akan menghentikan pemakaian nomor punggung 23 pada kaus tim mereka sebagai penghormatan pada pemain tengah Marc-Vivien Foe yang meninggal dunia setelah pingsan di lapangan ketika sedang bermain untuk Kamerun dalam pertandingan melawan Kolombia yang dimenangi Kamerun 1-0.

City mengatakan, mereka memiliki sejumlah kenangan terhadap Foe (28) yang tampil 38 kali untuk tim itu pada musim kompetisi lalu, dengan mencetak sembilan gol.

"Langkah yang sedang dipertimbangkan adalah membebaskan kostum bernomor 23 yang digunakan oleh pemain internasional Kamerun itu," kata City dalam situs mereka, Sabtu WIB. "Klub dan suporter yakin kontribusi dan memorinya akan selalu merupakan bagian dari sejarah Manchester City."

Foe jatuh dalam pertandingan semifinal Piala Konfederasi melawan Kolombia di Lyon dan dinyatakan meninggal dunia sesaat seusai pertandingan itu.

Harry Redknapp, orang yang membawa Foe ke Liga Inggris di West Ham, mengatakan Foe tampak "fit"

dan meninggalnya pemain itu adalah kejutan yang penuh misteri. "Anda tidak akan menemui lagi seorang pemain yang lebih menyenangkan dalam sepakbola," kata Redknapp, yang kini menjadi pelatih Portsmouth. "Marco pemain besar bagi West Ham dan pemain sepakbola yang hebat. Dia sekuat sapi jantan," tambahnya. "Dalam latihan, dia merupakan pemain spesial - dan fisiknya mendekati sempurna. Dia petanding yang galak, tetapi tak merugikan orang lain. Ia raksasa yang gentle, tidak memiliki musuh,'' puji Redknapp.

Ibunda Foe, kemarin, membuat Presiden FIFA Sepp Blatter tak bisa berkata-kata ketika perempuan yang sedang berduka itu bertanya, "Di mana anak saya? Apa yang kamu lakukan?"

Adegan menyedihkan itu terjadi ketika Blatter bertemu dengan keluarga Foe di sebuah kota di Prancis, Etrat. "Tak ada yang bisa saya katakan. Saya seperti kehilangan seorang anak," kata Blatter.

FIFA telah menyetujui permintaan Kamerun yang seluruh pemainnya akan mengenakan seragam bertuliskan nama Foe pada final Piala Konfederasi melawan tuan rumah Prancis hari Minggu ini. Otoritas tertinggi sepakbola dunia itu juga membatalkan rencana untuk menggelar acara hiburan menjelang final digelar.

Marc-Vivien Foe meninggal tatkala pertandingan semifinal antara Kamerun melawan Kolombia, Jumat (27/6) memasuki menit ke-75. Tiba-tiba, tanpa diketahui penyebabnya, Foe tumbang di tengah lapangan dan sempat menggelepar-gelepar.

Ia ditarik ke luar dan sempat mendapatkan perawatan selama 45 menit. Namun nyawanya tak tertolong. Dugaan sementara, Foe tewas karena serangan jantung lantaran kepanasan. Saat itu Lyon, salah satu tempat penyelenggaraan Piala Konfederasi, sedang disengat gelombang panas. Di siang hari suhu udara bisa mencapai 90 derajat Fahrenheit atau di atas 32 derajat celcius.

FIFA menjelaskan kalau tiga hari menjelang pertandingan itu Foe menderita diare dan kemudian sempat melakukan tes darah.

"Dia bilang sehat-sehat saja. Dia sangat ingin bermain. Fisiknya sangat kuat," kata rekan Foe, Rigobert Song. Hasil otopsi menyebutkan tak ada bukti yang bisa menyebabkan terjadnya stroke.

Kematian tiba-tiba dan amat tragis yang menimpa Marc-Vivien Foe, merupakan satu dari banyak kematian mendadak dalam olahraga selama beberapa tahun terakhir. Kematian umumnya terjadi saat latihan atau ketika sedang bertanding, di antaranya jatuh, tabrakan, kecelakaan, tapi ada pula kematian umum karena masalah kesehatan, yang sebelumnya tidak terdeteksi. Di bawah ini catatan kematian olahragawan dalam beberapa tahun sebelumnya.

1967 - Tour de France: Tom Simpson terkena serangan jantung ketika mendaki Mont Ventoux dalam pergantian temperatur. Mantan juara dunia berusia 29 tahun mati karena usahanya mendaki puncak itu, kendati belakangan diketahui ia juga mengkonsumsi amphetamine.

1975 - Pembalap sepeda Prancis, Jean-Claude Misac (26) meninggal karena serangan jantung usai latihan.

1977 - Pebasket Italia, Luciano Vendemini, pemain internasional yang pernah bergabung dengan Chinamartini Turin, meninggal karena strok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar